TEMPUR 86, Sabtu, 04 Juli 2026. KAIMANA - Kodam XVIII/Kasuari terus memastikan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 864/NN di Kabupaten Kaimana berjalan sesuai rencana. Hal itu terlihat dari kunjungan Asisten Personel (Aspers) Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Kav Rudi Kurniawan, S.Sos., M.Tr.Han., yang meninjau langsung progres pembangunan satuan tersebut beberapa waktu lalu.
Kedatangan rombongan disambut Wakil Komandan Yonif TP 864/NN, Kapten Inf Habel Klembiap, S.S.T.Han., bersama para perwira staf dan personel kompi.
Dalam peninjauan itu, Aspers Kasdam didampingi Kainfolahtadam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Benny Lesmana, S.E., M.Han., serta Kabintaljarahdam XVIII/Kasuari Kolonel Arh Erwin Hadi Santoso, S.Kom.
Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai perkembangan pembangunan Yonif TP 864/NN. Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Selanjutnya, rombongan meninjau sejumlah titik pembangunan guna melihat langsung progres di lapangan. Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan agar proses pembangunan dapat berjalan optimal, tepat waktu, dan memenuhi standar yang dibutuhkan dalam mendukung kesiapan operasional satuan.
Aspers Kasdam XVIII/Kasuari mengatakan, pembangunan Yonif TP 864/NN merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapan organisasi TNI AD di wilayah Papua Barat. Karena itu, setiap tahapan pembangunan harus mendapat perhatian agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan satuan.
Keberadaan Yonif TP 864/NN di Kabupaten Kaimana diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan di wilayah Kodam XVIII/Kasuari, tetapi juga memberikan dampak positif bagi daerah melalui terciptanya situasi keamanan yang kondusif sehingga dapat mendukung kelancaran pembangunan dan aktivitas masyarakat.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkala, Kodam XVIII/Kasuari optimistis pembangunan Yonif TP 864/NN dapat diselesaikan sesuai target sehingga satuan tersebut segera siap menjalankan tugas dalam mendukung pengamanan wilayah Papua Barat. (Red)

