Type Here to Get Search Results !

Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun Resmi Jabat Pangdivif 2 Kostrad, Tegaskan Kesiapan Tempur Satuan

TEMPUR 86, Sabtu, 10 Januari 2026. MALANG -Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., resmi mengemban jabatan sebagai Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad usai dilaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung oleh Panglima Kostrad Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar, MPICT., bertempat di Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad, Malang, Sabtu (10/1/2025).

Jabatan Pangdivif 2 Kostrad sebelumnya dipegang oleh Mayjen TNI Susilo, yang selanjutnya dipercaya menduduki jabatan Perwira Staf Ahli Tingkat III Kasad Bidang Jemen Sishaneg. Prosesi Sertijab berlangsung tertib, khidmat, dan mencerminkan disiplin serta tradisi militer satuan pemukul strategis TNI Angkatan Darat.

Pergantian pimpinan ini merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel dan organisasi TNI AD dalam menjaga kesinambungan komando, sekaligus memperkuat kesiapan operasional dan daya tempur Divisi Infanteri 2 Kostrad sebagai satuan manuver utama Kostrad.

Dalam amanatnya, Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan Mayjen TNI Susilo yang dinilai berhasil menjaga soliditas pasukan, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memastikan kesiapan satuan dalam mendukung berbagai operasi militer.

“Divif 2 Kostrad selama kepemimpinan Mayjen TNI Susilo menunjukkan disiplin, loyalitas, dan kesiapan tempur yang tinggi. Ini menjadi modal penting bagi Pangdivif yang baru untuk melanjutkan dan meningkatkan capaian satuan,” tegas Pangkostrad.

Kepada Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, Pangkostrad menekankan pentingnya kepemimpinan lapangan yang adaptif, penguasaan medan, serta pembinaan prajurit yang berorientasi pada kesiapan tempur dan profesionalisme.

Serah terima jabatan Pangdivif 2 Kostrad ini menegaskan komitmen Kostrad dalam menjaga kekuatan tempur, militansi prajurit, dan kesiapsiagaan satuan guna mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Red)

Baca Juga :

Top Post Ad

Below Post Ad