TEMPUR 86, Selasa, 21 Juli 2026. BIAK NUMFOR - Setelah menjalankan misi operasi selama satu tahun di wilayah Papua, Satgas Yonif 743/Pradnya Samapta Yudha (PSY) resmi mengakhiri masa penugasannya.
Upacara pelepasan dipimpin langsung Pangdam XVII/Cenderawasih yang juga menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Operasi (Pangkogas) Papua, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, di Pelabuhan Biak, Kabupaten Biak Numfor, Selasa (21/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 743/PSY yang dinilai telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab selama bertugas di Kabupaten Puncak Jaya.
Ia menyebut keberhasilan satuan tersebut tidak hanya tercermin dari terlaksananya tugas pengamanan wilayah, tetapi juga melalui pendekatan teritorial yang mampu membangun hubungan baik dengan masyarakat setempat.
Berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilakukan selama penugasan dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat.
Menurut Pangdam, dedikasi yang ditunjukkan para prajurit mencerminkan profesionalisme TNI dalam menjalankan setiap amanah negara. Kehadiran Satgas Yonif 743/PSY juga disebut telah memberikan rasa aman sekaligus mempererat kebersamaan dengan warga di daerah penugasan.
Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih menyerahkan piagam penghargaan dan cinderamata kepada Satgas Yonif 743/PSY.
Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi atas loyalitas serta keberhasilan satuan dalam menyelesaikan misi operasi selama satu tahun.
Prosesi pelepasan di Pelabuhan Biak menjadi penutup rangkaian penugasan Satgas Yonif 743/PSY di Tanah Papua. Meski masa operasi telah berakhir, pengabdian para prajurit selama menjaga stabilitas keamanan dan membangun kedekatan dengan masyarakat di Puncak Jaya menjadi catatan tersendiri dalam pelaksanaan tugas TNI di wilayah Papua. (Red)

